Terkuak Rekayasa Atas Kejadian Perampokan Di Tol Lampung

Terkuak Rekayasa Atas Kejadian Perampokan Di Tol Lampung
Empire88

Kejadian Perampokan – Polisi memecahkan kebohongan seseorang sopir truk yang lebih dahulu mengaku jadi korban perampokan bersenjata di Jalur Tol Trans Sumatera( JTTS) ruas Terbanggi Besar- Pematang Panggang- Kayu Agung( Terpeka), Kabupaten Mesuji. Peristiwa yang pernah membuat gempar itu nyatanya cuma rekayasa.

Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP Meter. Prenanta Angkatan laut(AL) Ghazali berkata laporan perampokan yang terbuat Soni Ramdhani( 40), sopir truk asal Lampung, tidak cocok dengan kenyataan di lapangan.

“ Hasil penyelidikan serta analisis di posisi menampilkan kalau tidak terdapat peristiwa perampokan. Laporan yang terbuat itu fiktif,” ucap Prenanta, Senin( 17/ 11).

Lebih dahulu, Soni mengaku dirampok oleh 3 orang tidak diketahui. Ia ditodong senjata api, kemudian duit jalur sebesar Rp 9 juta raib digasak para pelakon.

Tetapi sehabis ditilik, ia mengakui sudah menghabiskan duit tersebut serta merekayasa peristiwa seolah- olah dirinya jadi korban curas.

Baca Juga :

Kejadian Perampokan Diakui Sopir Truk Hanya Settingan

Buat menguatkan skenario, Soni mengikat tangan serta kakinya dengan lakban dan menutup mukanya supaya nampak semacam betul- betul diserbu.

“ Ia berupaya membuat keadaan yang meyakinkan, biar pihak tol ataupun kami yakin kalau ia dirampok,” ucapnya.

Polisi sudah mengamankan Soni di Mapolres Mesuji buat pengecekan lebih lanjut, tercantum menggali motif lengkap dari aksinya.

“ Sopir ini telah kami membawa ke kantor. Penyidik masih mendalami keterangannya,” jelasnya.

Sopir Truk Mengaku Dirampok

Diberitakan lebih dahulu, Seseorang sopir truk bernama Soni Ramdhani, 40 tahun, memngaku jadi korban brutal 3 orang tidak diketahui di Tol Terpeka, tepatnya di Kilometer 234 Jalan A, Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, pada Pekan dini hari,( 16/ 11/ 2025).

Peristiwa terjalin dekat jam 01. 00 Wib. Soni yang dikala itu menepikan truknya seketika dikunjungi 3 pelakon. Tanpa banyak bicara, salah satu dari mereka langsung menodongkan barang yang diprediksi senjata api.

Soni pernah berupaya melawan. Tetapi ancaman pembunuhan dari pelakon buatnya tidak berdaya. Korban dipukul, setelah itu tangan serta kaki diikat memakai lakban. Matanya juga ditutup. Korban dalam keadaan tidak sanggup bergerak. Para pelakon bebas menghabiskan benda kepunyaan korban. Dapatkan grandprize besar bersama Empire88 link permainan online dengan hadiah terbesar!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *