Penjelasan Kasatlantas Perihal Video Sejoli Mesum Di Pos Polisi

Penjelasan Kasatlantas Perihal Video Sejoli Mesum Di Pos Polisi
Abangempire

Penjelasan Kasatlantas – Video viral yang memperlihatkan penampakan pocong di area SD Negara 6 Mattumpu, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kesimpulannya terungkap.

Polisi membenarkan video tersebut bukan peristiwa mistis, melainkan hasil rekayasa 2 anak muda yang terencana membuat konten iseng sampai meresahkan masyarakat serta siswa sekolah.

Penjelasan Kasatlantas Perihal Video Sejoli Yang Mesum

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, berkata grupnya langsung merendahkan Unit Resmob Satreskrim Polres Sinjai sehabis video tersebut ramai tersebar di media sosial serta memunculkan keresahan di tengah warga.

“Sehabis dicoba penyelidikan, diperoleh hasil kalau video penampakan pocong itu ialah rekayasa. Pemerannya memakai kain kafan serta terbuat secara terencana,” ucap Agus kepada Liputan6. com, Senin( 5/ 1/ 2026).

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi mengamankan 2 anak muda yang ikut serta langsung dalam pembuatan serta penyebaran video. Keduanya ialah NAA alias Awa( 21), yang berfungsi selaku pocong, dan IJ( 18), yang merekam aksi tersebut.

Baca Juga : Kenyataan Dibalik Pembunuhan Anak Politikus PKS

” Unit Resmob sukses mengamankan 2 orang anak muda, satu berfungsi selaku pocong serta satu lagi selaku perekam video,” jelas Agus.

Bersumber pada hasil interogasi, kedua anak muda itu mengakui segala perbuatannya. Aksi tersebut dicoba pada Selasa dini hari, 30 Desember 2025, dekat jam 02. 00 Waktu indonesia tengah(WITA), di taman SD Negara 6 Mattumpu, Jalur Bulu Bicara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.

” Video itu awal mulanya terbuat cuma buat bercanda, kemudian dikirim ke tim WhatsApp. Tetapi setelah itu menyebar luas sampai viral serta memunculkan ketakutan,” ungkap Agus.

Buat Anak SD Takut

Akibat beredarnya video tersebut, beberapa siswa SD Negara 6 Mattumpu dilaporkan merasa tersendat serta khawatir buat beraktifitas di area sekolah. Keadaan seperti itu yang mendesak pihak kepolisian melaksanakan penyelidikan serta klarifikasi guna menenangkan warga.

Dikala ini, Polres Sinjai masih melaksanakan pendalaman serta pembinaan terhadap kedua anak muda tersebut, dan mengimbau warga supaya tidak gampang yakin serta menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya, paling utama yang bisa memunculkan keresahan publik.

” Kami mengimbau warga buat tidak gampang yakin serta tidak turut menyebarkan data ataupun video yang belum jelas kebenarannya. Pakai media sosial secara bertanggung jawab supaya tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain,” tegasnya.

Dapatkan grandprize besar bersama Abangempire link permainan online dengan hadiah terbesar!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *