Pengalaman Buruk Menuntun Pelajar SMA Habisi Nyawa Ayah

Pengalaman Buruk Menuntun Pelajar SMA Habisi Nyawa Ayah
Rajabotak

Pengalaman Buruk Menuntun Pelajar – Seseorang pelajar SMA menghabisi nyawa bapaknya bernama samaran RA memakai pisau dapur, di Perumahan Dinas Peruri, Kecamatan Telukjambe Timur Karawang, Rabu( 28/ 1/ 2026) jam 03. 30 Wib. Peristiwa ini dipicu usai pelakon mimpi kurang baik.

“Petugas dari Satuan Reserse PPA- PPO( Proteksi Wanita serta Anak dan Pidana Proteksi Orang) Polres Karawang sudah melaksanakan pengecekan posisi penusukan di Perumahan Dinas Peruri, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang,” kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Kamis( 29/ 1/ 2026).

Wildan mengantarkan, bersumber pada hasil penyelidikan dini, terduga pelakon yang tercatat selaku pelajar SMA, ialah anak korban sendiri. Pelakon diprediksi melaksanakan penyerangan memakai sebilah pisau dapur kepada RA.

Kronologi Peristiwa Pengalaman Buruk Menuntun Pelajar Ini Terjadi

“Dari penjelasan, peristiwa bermula dikala pelakon terbangun dari tidurnya akibat hadapi mimpi kurang baik yang mengaitkan korban serta ibunya,” katanya.

Dikala itu pelakon merasa khawatir mimpi tersebut jadi realitas, kemudian mengambil pisau dapur serta menghadiri kamar korban yang dikala itu lagi tertidur.

Dalam keadaan kamar yang hitam, pelakon diprediksi langsung melanda korban dengan melanda bagian dasar kuping sampai ke balik leher.

Korban yang terbangun dalam keadaan bersimbah darah pernah keluar kamar serta memohon pertolongan, saat sebelum kesimpulannya terkapar di depan rumah.

Baca Juga : Fakta Siswa SMP Aniaya Guru Hingga Berdarah

Saksi Mendengar Keributan

Saksi yang mendengar keributan kemudian mendatangi lokasi. Mereka mendapati korban mengalami luka robek di wajah hingga leher, dada, serta kaki kiri.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Primaya untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, terduga pelaku diamankan warga dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Petugas Polsek Telukjambe, Pamapta Polres Karawang, bersama Satres PPA dan PPO langsung melakukan olah TKP. Polisi juga mendokumentasikan kejadian serta mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur dan pakaian korban yang berlumuran darah. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan.

Motif sementara peristiwa ini diduga karena pelaku menyimpan rasa sakit hati. Korban disebut kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap ibu pelaku dan bersikap agresif kepada anak.

Dapatkan grandprize besar bersama Rajabotak link permainan online dengan hadiah terbesar!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *