Pemuda Di Kutai Barat – Perdebatan ringan di area kerja berujung maut di Kampung Dilang Puti, Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Seseorang pemuda bernama samaran S( 22) ditangkap polisi sehabis diprediksi menusuk rekan kerjanya sendiri sampai wafat dunia.
Peristiwa itu terjalin pada Sabtu malam, 11 April 2026. Dikala peristiwa, korban bernama samaran R tengah berkumpul bersama beberapa pekerja lain. Mereka mangulas soal pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang belum diterima.
Pemuda Di Kutai Barat Yang Terlibat Penusukan Di Konfirmasi Kapolres Kutai Barat
Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono berkata, pelakon turut dalam ulasan tersebut saat sebelum terjalin cekcok.
“ Yang turut mangulas terpaut dana pencairan BPJS Ketenagakerjaan, pada dikala dicoba ulasan tersebut terjalin perdebatan ataupun cekcok antara korban serta terdakwa,” kata Boney, Rabu( 15/ 4/ 2026).
Dia menarangkan, perdebatan dipicu oleh perkataan agresif yang membuat pelakon tersinggung. Suasana pernah memanas sampai pelakon melayangkan pukulan.
“ Terdapat perkata agresif yang dikeluarkan sehingga terdakwa ini tidak terima setelah itu tersinggung, kemudian mendekati korban serta langsung melaksanakan pemukulan terhadap korban sebanyak satu kali,” ucapnya.
Pukulan itu sukses ditangkis korban. Rekan- rekan di posisi setelah itu melerai serta bawa pelakon masuk ke dalam mess buat meredakan suasana. Tetapi, pelakon malah mengambil senjata tajam dari dalam ruangan.
“ Sehabis terdakwa masuk ke dalam mess, terdakwa mengambil satu bilah senjata tajam tipe badik yang terletak di atas sofa serta diselipkan ke dalam pinggang sebelah kanan,” kata Boney.
Baca Juga : Polisi Kejar Pemasok 96 Ribu Obat Ngefly Ilegal
Penusukan
Tidak lama setelah itu, pelakon kembali menghadiri korban yang masih terletak di depan mess. Dari jarak sebagian m, pelakon langsung melaksanakan penusukan.
“ Setelah itu menghadiri korban, kala kurang lebih berjarak 3 m terdakwa langsung melaksanakan penusukan terhadap korban dengan memakai tangan kanan ke arah dada korban,” ucapnya.
Korban terjatuh di posisi peristiwa serta pernah dilarikan ke klinik industri. Tetapi nyawanya tidak tertolong.
Melarikan Diri
Usai peristiwa, pelakon melarikan diri ke zona perkebunan kelapa sawit. Polisi yang menerima laporan langsung melaksanakan pengejaran.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, regu gabungan Satreskrim Polres Kutai Barat serta Polsek Bentian Besar sukses menangkap pelakon di posisi persembunyiannya. Dari tangan terdakwa, polisi mengamankan benda fakta berbentuk sebilah badik selama 28 sentimeter dan baju korban yang berlumuran darah.
Bersumber pada informasi kepolisian, pelakon serta korban bersama bekerja selaku buruh setiap hari asal Sulawesi Selatan serta baru bekerja kurang dari satu tahun. Dikala ini, terdakwa sudah diamankan di Mapolres Kutai Barat buat menempuh proses hukum lebih lanjut. Dia dijerat pasal berlapis terpaut pembunuhan serta penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman di atas 20 tahun penjara.
Dapatkan grandprize besar bersama Empire88 link permainan online dengan hadiah terbesar!

