Jenazah Wanita – Atmosfer tenang di kawasan Tepi laut Rowobendo, Halaman Nasional Alas Purwo, tiba- tiba marak. Seseorang pegawai TN Alas Purwo menciptakan sesosok mayat wanita tanpa bukti diri terdampar di tepi tepi laut, dengan keadaan badan mengenaskan serta mulai membusuk.
Temuan jasad tersebut awal kali dilaporkan oleh Margo( 44), pegawai TN Alas Purwo. Dikala itu, seseorang wisatawan memberi tahu memandang wujud menyamai manusia di antara tumpukan kayu serta sampah yang terhempas ombak.
Kala Margo bersama rekannya Achmad Yogi Prasetyo( 28) mengecek posisi, keduanya terbuat kaget sehabis membenarkan kalau wujud itu merupakan jasad wanita yang telah membesar serta sebagian badannya rusak.
Mengenali perihal tersebut, mereka lekas melapor ke Polsek Tegaldlimo. Tidak lama berselang, regu gabungan dari Polsek Tegaldlimo serta Satpolairud Polresta Banyuwangi diterjunkan ke posisi buat melaksanakan evakuasi.
Baca Juga : Tersangka Penculik Bilqis Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi
Proses Evakuasi Jenazah Wanita
4 anggota Satpolairud yang dikerahkan, melaksanakan proses evakuasi jenazah di dasar pengawasan langsung Kasatpolairud Polresta Banyuwangi.
” Proses evakuasi berlangsung lumayan susah mengingat posisi jenazah yang terletak di antara tumpukan kayu serta sampah laut di pinggir tepi laut,” ucap Kapolsek Tegaldelimo Iptu Sadimun, Senin( 10/ 11/ 2025)
Setelah itu, jenazah sukses dievakuasi serta langsung dibawa ke RSUD Blambangan buat dicoba pengecekan kedokteran. Hasil visum luar oleh dokter. Mazmi Hanief menampilkan terdapatnya cedera robek pada bagian perut serta paha kanan, yang diprediksi akibat benturan ataupun barang tajam.
” Bersumber pada keadaan jasad, diperkirakan korban sudah wafat lebih dari satu pekan saat sebelum ditemui” tambahnya.
Korban dikenal cuma menggunakan celana dalam bercorak putih, tanpa bukti diri apapun di badannya. Sampai saat ini, bukti diri serta pemicu kematian korban masih jadi teka- teki. Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Banyuwangi sudah turun tangan buat melaksanakan pengecekan lebih lanjut, tercantum upaya pencocokan sidik jari serta pencarian informasi orang lenyap di daerah Banyuwangi serta sekitarnya.
โ Evakuasi berjalan mudah serta suasana di posisi senantiasa nyaman. Tetapi memandang keadaan jenazah, besar mungkin korban telah lama wafat dunia,โ ungkap PS Kasubnit Lidik Satpolairud Polresta Banyuwangi, Aiptu Erman Wahyudi.
Sementara itu, kawasan tepi laut yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan pada sore hari kini tampak lengang. Warga sekitar mengaku masih merasa takut setelah peristiwa tersebut, terutama karena kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan rusak dan mulai mengeluarkan bau tidak sedap.
Hingga malam hari, proses identifikasi korban masih berlangsung di RSUD Blambangan. Sementara itu, pihak kepolisian terus berupaya mengungkap identitas wanita malang tersebut serta penyebab pasti kematiannya.
Dapatkan grandprize besar bersama Naga empire link permainan online dengan hadiah terbesar!

