Fakta Sindikat Judi Online Yang Beroperasi Di Medan

Fakta Sindikat Judi Online Yang Beroperasi Di Medan
Abang Empire

Fakta Sindikat Judi Online – Tabir perputaran duit haram di balik bilik apartemen elegan di Kota Medan kesimpulannya terungkap. Polda Sumatera Utara menciptakan kenyataan, sindikat judi online jaringan internasional yang bermarkas di Jalur Palang Merah tersebut diprediksi kokoh sudah meraup omzet sampai Rp 7 miliyar sepanjang 2 tahun beroperasi.

Kenyataan mengejutkan ini dibeberkan Dirresiber Polda Sumut, Kombes Pol Dokter. Bayu Wicaksono, dalam konferensi pers di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis( 26/ 3/ 2026). Angka miliaran tersebut ialah hasil pendalaman dini penyidik terhadap pengakuan 19 terdakwa yang saat ini sudah berbaju tahanan.

Bak industri handal, sindikat ini mempraktikkan sistem sasaran yang ketat kepada para pegawainya. Tiap bagian marketing ataupun Customer Relationship Management( CRM) diharuskan menyetor hasil keringat pemain judi tiap harinya.

Fakta Sindikat Judi Online Marketing Diberi Sasaran Oleh Leader

” Tiap marketing diberikan sasaran oleh leader- nya. Mereka harus menggapai deposit taruhan pemain minimun Rp 1 juta sampai Rp 6 juta per hari,” ungkap Bayu.

Sistem sasaran inilah yang membuat aliran dana ilegal terus mengalir deras ke kantong para bandar, walaupun operasional mereka dicoba secara sembunyi- sembunyi.

Tidak hanya menangkap para pelakon, polisi pula melumpuhkan infrastruktur digital sindikat ini. Puluhan fitur mulai dari CPU, monitor, laptop, sampai fitur WiFi serta ratusan kartu perdana disita selaku benda fakta.

Tidak cuma itu, penyidik mengenali 10 rekening bank yang jadi jalan” nadi” keuangan operasional perjudian ini.

” Kami lagi berkoordinasi dengan OJK serta lembaga terpaut buat menelusuri aliran dana dalam rekening- rekening tersebut,” tambah Kombes Pol Bayu.

Baca Juga : Seorang Polisi Meninggal karena Kelelahan Amankan Arus Mudik

Jejak Judol di Kamboja

Dari hasil penyelidikan terungkap, jaringan ini mempunyai jangkauan nasional, apalagi tersambung kokoh dengan jaringan internasional. Salah satu terdakwa yang diringkus dikenal mempunyai rekam jejak sempat bekerja di Kamboja, yang diprediksi jadi pusat kendali teknologi mereka.

Saat ini, masa depan ke- 19 terdakwa terletak di ujung tanduk. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 426 ayat( 1) UU No 1 Tahun 2023( KUHP Baru).

” Ancaman pidananya tidak main- main, optimal 9 tahun penjara ataupun denda optimal jenis VI. Kami hendak usut tuntas sampai ke akar- akarnya,” tegas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Dapatkan grandprize besar bersama Abang Empire link permainan online dengan hadiah terbesar!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *